Translation

Recent Posts

INFEKSI TELINGA

OTITIS MEDIA


Otitis media adalah inflamasi dan infeksi telinga bagian tengah (ruang di belakang gendang telinga yang dilapisi membran). Otitis media sering berhubungan dengan inflamasi atau infeksi tenggorokan atau saluran yang menghubungkan telinga tengah ke bagian belakang tenggorokan (tuba Eustachius).
Jika terjadi gangguan atau inflamasi pada tuba Eustachius yang membuka (biasanya karena alergi atau infeksi tenggorokan), gangguan ventilasi normal telinga tengah menyebabkan perubahan tekanan dan menyebabkan terjadinya akumulasi cairan di dalam telinga tengah.

Gejala Otitis Media

  • Sakit telinga (nyeri akut, nyeri terus-menerus)
  • Demam dan kedinginan
  • Hidung tersumbat
  • Perasaan penuh pada telinga
  • Mual dan diare yang menyertai sakit telinga
  • Gangguan pendengaran
  • Keluarnya cairan dari telinga

Penyebab Otitis Media

Halangan tuba eustachius disebabkan oleh:
  • Infeksi respiratori (saluran pernapasan)
  • Asap tembakau atau iritan lainnya
  • Adenoid terinfeksi atau pertumbuhan yang terlalu cepat
  • Peningkatan tekanan tiba-tiba (seperti: selama pesawat mendarat)
  • Minum ketika berbaring
  • Produksi mukus dan saliva berlebih selama tumbuh gigi

Pencegahan

  • Hindari alergen makanan. Makanan alergenik yang umum adalah produk susu, kedelai, citrus, kacang, gandum, ikan, telur, jagung, tomat.
  • Asam lemak esensial menurunkan pembengkakan dan membantu fungsi sistem imun. Vitamin C (250-500 mg 2 kali sehari) memicu imunitas dan mengurangi inflamasi.
  • Obat tetes telinga herbal efektif dalam mengurangi infeksi, nyeri, dan akumulasi cairan. Jangan menggunakan obat tetes telinga jika terjadi perforasi pada gendang telinga. Minyak dari garlic (Allium sativum) dapat mengurangi nyeri dan mengobati infeksi.
  • Kompres panas pada telinga atau leher dapat meringankan nyeri. Belah bawang menjadi dua, bungkus dengan kain, dan tempelkan pada telinga pada saat masih terasa panas (pastikan cukup dingin untuk tidak membakar kulit). Ikatan belerang yang terkandung pada bawang memberikan efek menyejukkan.
  • Pijat perlahan pada leher membantu aliran getah bening, yang dapat mempercepat penyembuhan.

 

OTITIS EXTERNA


Swimmer’s ear juga disebut otitis externa, adalah kondisi nyeri pada mata atau bagian luar telinga dan kanal telinga. Pria dan wanita dari berbagai umur cenderung mengalaminya, tetapi anak-anak dan remaja lebih sering mengalami infeksi jenis ini.
Penderita diabetes atau dengan sistem imun lemah akan mengalami keadaan yang lebih buruk dimana perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Gejala Otitis Externa

  • Nyeri telinga yang memburuk jika bagian luar telinga ditarik
  • Gatal pada telinga atau kanal telinga
  • Keluarnya cairan dari telinga – berwarna kuning, kuning kehijauan, seperti nanah, atau berbau busuk

Penyebab

  • Lembab: berenang, berkeringat, humiditas tinggi
  • Terkontaminasi air
  • Temperatur lingkungan yang tinggi
  • Pembersihan serumen secara mekanis
  • Masuknya benda asing: kapas, kuku jari, alat bantu pendengaran, tutup telinga

Pencegahan

  • Jaga kanal telinga tetap kering. Batasi paparan air.
  • Untuk menjaga agar air keluar dari telinga ketika mandi dengan shower, gunakan kapas yang dibasahi dengan petroleum jelly.
  • Jika air masuk ke dalam telinga, keringkan telinga hingga benar-benar kering. Pertama, putar kepala ke samping dan tarik daun telinga ke arah berlawanan untuk membantu keluarnya air. Perlahan keringkan. Lalu gunakan hair dryer sebentar.
  • Campuran dengan jumlah yang sama cuka dan isopropyl alcohol dapat digunakan untuk tetes telinga. Cuka mengembalikan keasaman alami kanal telinga, sehingga kurang rentan terhadap infeksi sedangkan alkohol mengeringkan telinga. Gunakan 3-4 tetes pada masing-masing telinga setelah berenang.

Penggunaan obat

Antibiotika membunuh atau mencegah pertumbuhan bakteri. Antibiotika membantu pengobatan infeksi dengan membunuh bakteri dalam cairan yang terinfeksi. Sekali infeksi dapat diobati, respon inflamasi mengatasi gejala yang menyertai seperti demam, nyeri telinga, dan gejala lain.
Obat: chloramphenicol, gentamicin sulfate, ofloxacin, oxytetracycline, polymyxin B sulfate
Kadang kortikosteroid diberikan dengan antibiotika untuk membebaskan cairan di belakang gendang telinga (otitis media dengan efusi). Kortikosteroid tidak boleh digunakan sebagai pilihan pertama pada pengobatan otitis media.
Obat: betamethasone, dexamethasone, fluocinolone acetonide, hydrocortisone, triamcinolone
Jika anda mengalami gejala di atas dan masih berlanjut selama lebih dari 3 hari, konsultasikanlah segera ke dokter Spesialis THT.

BACA JUGA:



Tidak ada komentar: